Kapal Selam Kelas P75i Scorpene Perancis



P751 Scorpene Class Attack Submarines

Proyek kapal selam Scorpene Project 75I (P75I) Angkatan Laut India untuk enam kapal selam serangan generasi modern diperkirakan akan selesai pada 2020.
Kapal selam bertenaga diesel-listrik / udara-independen Kelas P75I Scorpene (AIP) didasarkan pada kapal selam Kelas Scorpene, yang dirancang oleh perusahaan galangan kapal angkatan maritim Prancis DCNS dalam kemitraan dengan perusahaan galangan kapal Spanyol Navantia.
Kapal selam gres sedang dibangun oleh Mazagon Dock Limited (MDL) di Mumbai, India, menggunakan teknologi dan training yang ditawarkan oleh DCNS.
Angkatan Laut India bermaksud untuk menggunakan kapal selam untuk misi menyerupai pengawasan area, pengumpulan intelijen, pertempuran anti-kapal selam (ASW), pertempuran anti-permukaan (ASuW), dan operasi penambangan.
Kapal selam pertama di kelas, berjulukan INS Kalvari, tidak dipasang di Mazagon Dock Limited pada bulan April 2015 dan diluncurkan di Mumbai, India, pada bulan Oktober 2015. Uji coba maritim INS Kalvari dimulai pada Mei 2016 dan kapal selam akan menjalani senjata, uji coba permukaan, kebisingan, dan menyelam, sebelum diperintahkan pada tahun 2016.
Kapal selam Kelas Scorpene juga diakuisisi oleh angkatan maritim Chili, Malaysia dan Brasil.

 
P75I Scorpene Class konsep dan fitur
Kelas Scorpene P75I memiliki kesanggupan hull bertekanan dan superior stealth. Ini memuat antara 25 dan 31 anggota awak dan 14 penyelam tempur. Kapal selam memiliki lebar 6.2m, panjang 67m dan perpindahan terendam dari 1.550t.
Sistem tempur terpadu DCNS 'SUBTICS memungkinkan operasi dan kendali semua sensor onboard, persenjataan dan radar dari konsol lazim multifungsi. Gerakan kapal selam dikendalikan oleh metode kemudi menggunakan kemudi dan hidroplanes.

Sistem Senjata Scorpene
Kapal selam Kelas P75I Scorpene dipersenjatai dengan enam tabung peluncuran torpedo, 18 senjata berat, rudal anti-kapal MBDA SM-39 yang diluncurkan secara tabung, dan senjata berpanduan presisi. Senjata-senjata itu dibawa dalam tabung peluncuran senjata (WLT) dan sanggup dengan mudah diisi ulang di laut. Kapal selam sanggup meluncurkan serangan melumpuhkan pada target lawan di permukaan dan bawah air.

 
Sensor Scorpene
Onboard S-CUBE terintegrasi dan modular sonar sonar suite, yang dikembangkan oleh Thales, menampilkan kenaikan keamanan kepada banyak sekali macam bahaya di perairan dalam atau pesisir. Ini berisikan array sonar tergolong busur, buritan, sayap planar, mencegat, didistribusikan, digandeng dan aktif, sonar penghindaran dan rintangan, serta pemantauan kegaduhan diri hydrophones.
Kapal selam ini juga dilengkapi dengan pengawasan dan radar Sagem.

 
Kinerja Scorpene
Kapal selam di Kelas Scorpene P75I ditenagai oleh metode propulsi listrik diesel konvensional. Dua kapal selam terakhir diperlukan dilengkapi dengan teknologi propulsi udara-independen (AIP), yang dikembangkan oleh DRDO untuk menawarkan kesanggupan daya tahan jangka panjang dan diperpanjang. Kapal selam juga dipasang dengan baterai.
Sistem propulsi, listrik, tambahan, dan keamanan di atas kapal selam dikendalikan menggunakan metode administrasi platform (PMS).
Kapal selam serangan sanggup mengerjakan perjalanan dengan kecepatan maksimum terendam sekitar 20kt dan memiliki kesanggupan untuk tetap terendam selama 21 hari. Kelas Scorpene P75I memiliki kedalaman menyelam lebih dari 350m.


Spesifikasi kapal selam :
Jenis proyek : Menyerang kapal selam
Pembangun : Mazagon Dock Limited
Operator : Angkatan Laut India
Awak kapal : Antara 25 dan 31


Sumber http://rudyherianto.blogspot.com

Related : Kapal Selam Kelas P75i Scorpene Perancis

0 Komentar untuk "Kapal Selam Kelas P75i Scorpene Perancis"

DUKUNG KAMI

SAWER Ngopi Disini.! Merasa Terbantu Dengan artikel ini? Ayo Traktir Kopi Dengan Cara Berbagi Donasi. Agar Kami Tambah Semangat. Terimakasih :)
close
close