Solaris Operating System

 Kali ini saya akan memperlihatkan sedikit gunjingan ihwal tata cara operasi Solaris Solaris Operating System
Blogging again :). Kali ini saya akan memperlihatkan sedikit gunjingan ihwal tata cara operasi Solaris. Solaris ialah tata cara operasi UNIX yang mulanya dikembangkan oleh Sun Microsystem. Solaris mengambil alih SunOS pada tahun 1993 yang sudah ada sebelumnya. Oracle Solaris, yaa... menyerupai yang kini dikenal, sudah dimiliki oleh Oracle Corporation sejak Oracle mengakuisisi Sun pada Januari 2010.

Solaris dipahami sebab skalabilitas, utamanya pada sisten SPARC, dan aneka macam fitur kreatif menyerupai DTrace, ZFS dan Time Slider. Solaris juga mendukung workstation berbasis SPARC dan x-86 dan server dari Sun maupun vendor lainnya. Selain itu, Solaris kompatibel dengan Single UNIX Specification.

Solaris secara historis dikembangkan selaku proprietary software, kemudian pada bulan Juni 2005 Sun Microsystem merelease sebagian besar basiskode di bawah lisensi CDDL (Common Development and Distribution License) dan mendirikan OpenSolaris open source project. Dengan Open Solaris ingin membangun komunitas pengembang dan pengguna untuk softwarenya. Setelah mengakuisisi Sun Microsystem pada bulan Januari 2010, Oracle tentukan untuk menghentikan distribusi OpenSolaris dan pengembangan modelnya (-_-)'. Sebagai akibatnya, komunitas OpenSolaris bercabang atau bermetamorfosis proyek OpenIndiana, yang ialah pecahan dari Illumos Foundation. Pada bulan Agustus 2010, Oracle menghentikan penyediaan update publik untuk source code dari Kernel Solaris, dan secara efektif merubah Solaris 11 menjadi tata cara operasi tertutup atau closed source proprietary operating system (Good Bye OpenSolaris). Namun, lewat Oracle Technology Network (OTN), teman industri masih sanggup mendapat saluran ke arahan sumber dalam pengembangan Solaris. Bagian open source Solaris 11 yang tersedia untuk di download dari Oracle.


Sejarah


Tahun 1987, AT&T dan Sun memberitahu bahwa mereka berkaitan dalam suatu proyek untuk memadukan varian Unix yang paling popular di pasaran dikala itu: BSD, System V, dan Xenix. Sehingga terbentuklah Unix System V Release 4 (SVR4).

Pada tanggal 4 September 1991, Sun memberitahu bahwa mereka akan mengambil alih Unix yang dikembangkan dari BSD, SunOS4, dengan suatu produk berbasis SVR4 yang secara internal dinamai sebagi SunOS 5. Namun nama gres yang dikenalkan dikala produk tersebut mulai dipasarkan yaitu Solaris 2. Sementara itu SunOS 4.1.x rilis mikro dinamai selaku Solaris 1, nama Solaris digunakan oleh Sun secara khusus merujuk pada produk yang berbasis SRV4, SunOS 5.0, dan rilis-rilis berikutnya.

Versi minor SunOS yang dirilis oleh Sun disertakan dalam penamaan Solaris; misalnya Solaris 2.4 yang ialah Sun OS 5.4. Namun setelah model Solaris 2.6, Sun menetralisir angka "2" di depan kodifikasi versinya, sehingga rilis SunOS 5.7 dinamai selaku Solaris 7 dan rilis SunOS 5.10 selaku Solaris 10.


Arsitektural Pendukung


Solaris menggunakan basis arahan sumber yang serupa untuk platform yang mendukung SPARC dan i86pc (termasuk x86 dan x86-64).
 Kali ini saya akan memperlihatkan sedikit gunjingan ihwal tata cara operasi Solaris Solaris Operating System
Solaris mempunyai reputasi yang cukup baik untuk multiprocessing simetris yang mendukung sejumlah besar CPU yang berlangsung secara paralel. Secara historis Solaris ialah produk yang terintegrasi secara dekat dengan mesin-mesin berbasis prosesor SPARC Sun (termasuk di dalamnya pinjaman untuk aplikasi SPARC 64-bit sejak Solaris 7) yang sudah dipasarkan selaku paket gabungan. Hal ini menghasilkan tata cara menjadi lebih perkasa meski mesti dibayar dengan ongkos yang lebih tinggi dari tingkat harga pasar rata-rata komoditas komputer personal (PC).

Namun Solaris juga sudah mendukung prosesor berbasis x86 sejak Solaris 2.1 dan versi-versi berikutnya. Solaris 10 mendukung aplikasi 64-bit x86, memungkinkan Sun untuk mempergunakan pangsa pasar yang ada atas ketersediaan komoditas prosesor berbasis 64-bit berbasis arsitektur x86-64. Sun secara internal sudah melaksanakan banyak hal dalam menjual Solaris untuk sanggup digunakan secara luas baik pada kelas penggunaan workstation "x64" dan ataupun selaku mesin peladen baik yang berbasis AMD Opteron ataupun prosesor Intel Xeon pada mesin-mesin berbasis x86 yang dibuat oleh perusahaan menyerupai Dell, Hewlet-Packard dan IBM.


Platform Lainnya


Solaris 2.5.1 sanggup mendukung platform Power PC ( Power PC Reference Platform ), namun platform tersebut sudah dibatalkan sebelum Solaris 2.6 di rilis. Pada bulan Januari 2006, komunitas pengembang Blastwave berkaitan dengan Proyek Sun Labs yang sudah terintegrasi dengan bagian-bagian berhubungan dari Solaris 2.5.1 dalam Open Solaris. Sebuah port jasus itanium diumumkan pada tahun 1997 namun tidak pernah timbul di pasar. Pada tanggal 28 November 2007, IBM, Sun dan Sine Nomune Associates memperlihatkan preview dari dari OpenSolaris untuk Sistem Z yang sanggup dilaksanakan pada IBM Sistem Z Mainframe dibawah Z/VM yang lazim disebut Sirrius ( dianalogikan proyek Polaris, pengembang utama berkebangsaan Australuia, HM Sirius pada tahun 1786 melaksanakan pesiar pertama ke Australia. Pada 17 Oktober 2008, prototipe yang dirilis oleh Sirius sudah ada dan pada 19 November 2008 IBM mengautorisasi penggunaan Sirius pada prosesor Sistem Z). Solaris juga mendukung platform Linux ABI, yang memungkinkan Solaris melakukan binary Linux pada tata cara x86. Fitur tersebut biasa disebut Solaris Containers for Linux Application atau SCLA, menurut zona merek secara fungsional yang diperkenalkan Solaris pada 10 Juli 2008.


Lisensi


Sumber arahan Solaris dengan beberapa pengecualian sudah dirilis oleh Common Development and Distribution License ( CCDL ) lewat proyek Open Solaris. CCDL yaitu lisensi yang disetujui oleh OSI. Hal ini dianggap oleh Free Software Foundation bebas namun GPL tidak kompatibel dengan hal tersebut. OpenSolaris diunggulkan pada tanggal 14 Juni 2005 dari arahan kemajuan Solaris pada dikala tersebut, baik model secara biner ataupun model sumber sanggup diunduh dan sudah terlisensi tanpa mesti dipungut biaya. Sumber fitur yang hendak secepatnya ada menyerupai penunjang Xen kini sanggup disertakan ke proyek Open Solaris yang selanjutkan akan dirilis selaku turunan dari Open Solaris tersebut.

Related : Solaris Operating System

0 Komentar untuk "Solaris Operating System"