Hot Standby Router Protocol (Hsrp)

Memahami Hot Standby Router Protocol (HSRP)

Dalam postingan ini kita akan belajar apa itu HSRP dan pada sewaktu kapan HSRP dibutuhkan di jaringan.

Banyak perusahaan di dunia ini yang sudah terkoneksi ke internet. Gambar dibawah merupakan pola topologi sederhana dari suatu perusahaan:


Untuk menghasilkan topologi diatas berfungsi kita harus:
  • Konfigurasi IP Address pada dua interface Router. Anggap IP Address dari interface Fa0/0 merupakan 192.168.1.1
  • Assign IP Address, default gateways dan DNS server di semua PC. Dalam kendala ini kita mesti set default gateway nya ke interface Fa0/0 (dengan IP address 192.168.1.1). Cara ini daat dijalankan dengan manual atau otomatis via DHCP.
Setelah sementara waktu katakanlah anda melakukan pekerjaan selaku Network Engineer dan bos anda ingin mengimplementasikan beberapa tata cara redudansi untuk jaringan perusahaan, sehingga apabila Router mengalami kegagalan, semua PC masih sanggup mengakses Internet tanpa mesti menjalankan konfigurasi manual pada sewaktu itu. Kaprikornus kita setidaknya membutuhkan satu atau lebih router untuk menghubungkan ke Internet menyerupai topologi di bawah:


Tapi terdapat masalah: Hanya ada satu default gateway pada setiap host, jadi jikalau Router1 down dan kita ingin susukan internet via Router2, kita mesti merubah default gateway (ke 192.168.1.2). Selain itu juga sewaktu Router1 sudah kembali up kita mesti merubah kembali secara manual ke IP address di Router1, dan tak ada satupun yang sanggup mengakses Internet pada sewaktu sewaktu pergeseran default gateway. Nah, disinilah HSRP sanggup menyelesaikan problem tersebut.

HRSP Operation

Dengan HSRP, dua router yaitu Router1 dan Router2 dalam kendala ini akan terlihat cuma satu router saja. HSRP menggunakan suatu IP dan MAC address virtual dari dua router untuk merepresentasikan selaku single default gateway untuk semua host. Sebagai contoh, virtual IP address 192.168.1.254 dan virtual MAC address 0000.0c07.AC0A. Semua host akan mengarahkan default gateway nya pada IP address tersebut.


Satu router, lewat proses pemilihan, ditunjuk selaku active router sedangkan router yang lain ditetapkan selaku standby router. Keduanya active dan standby router akan 'mendengarkan' tetapi cuma active router yang mau memproses dan memforward paket. Standby router menjadi backup sewaktu active router mengalami fail, fail sanggup dideteksi sewaktu active router mengalami kegagalan dalam mengirim paket hello secara terjadwal (multicast ke 224.0.0.2, UDP port 1985).


Ketika kegagalan pada active router terdeteksi, standby router mengambil tugas menjadi forwarding router. Dikarenakan forwarding router gres menggunakan IP dan MAC address yang serupa (virtual), semua host menyaksikan tidak ada gangguan dalam komunikasi. Sebuah standby router yang gres juga akan diseleksi pada sewaktu itu (dalam kendala yang terdapat lebih dari dua router dalam kalangan HSRP)

Catatan: Semua router dalam kalangan HSRP mengirim paket hello. Secara default, hello timer di set 3 detik.


Catatan: Virtual MAC address dari HSRP model 1 adalah 0000.0C07.ACxx, dimana xx adalah nomor HSRP group dalam heksadesimal didasarkan pada interface yang bersangkutan. Sebagai contoh, HSRP group 10 menggunakan HSRP virtual MAC address 0000.0C07.AC0A. HSRP model 2 menggunakan virtual MAC address dari 0000.0C9F.FXXX (XXX: HSRP group dalam heksadesimal). Namun perlu diamati bahwa virtual MAC address sanggup dikonfigurasi secara manual.

Paket hello HSRP model 1 dikirim ke multicast address 224.0.0.2 sedangkan paket hello HSRP model 2 dikirim ke multicast address 224.0.0.102. Saat ini HSRPv1 merupakan model default sewaktu HSRP berlangsung pada perangkat Cisco.

Secara default, suatu paket hello dikirim diantara perangkat HSRP standby group setiap 3 detik, dan perangkat standby menjadi active sewaktu paket hello tidak diterima selama 10 detik (disebut hold time).

HSRP States

HSRP berisikan 5 states:
  • Initial: State awal. Mengindikasikan HSRP belum running. Hal tersebut terjadi sewaktu pergeseran konfigurasi atau interface pertama kali 'on'.
  • Listen: Router mengenali kedua IP dan MAC address dari virtual router namun bukan router active atau standby. Sebagai contoh, jikalau ada 3 router dalam kalangan HSRP, router yang tidak dalam kondisi active atau standby akan tetap dalam listen state.
  • Speak: Router mengirim secara periodik paket hello HSRP dan ikut serta dalam penyeleksian active dan standby router.
  • Standby: Dalam state ini, router memonitor hello dari active router dan akan menggantikan active state sewaktu active router sewaktu ini mengalami kegagalan (tidak ada paket yang 'didengar' dari router aktif)
  • Active: Router memforward paket yang dikirim ke HSRP group. Router juga mengirim secara periodik hello messages
Perlu diamati bahwa tidak semua router di dalam HSRP group sanggup lewat semua state diatas. Dalam suatu HSRP group, cuma satu router yang sanggup mencapai active state dan satu router mencapai standby state. Router yang lain akan berhenti pada listen state.

Sekarang kita ambil suatu pola dari router yang mengalami semua state diatas. Anggap terdapat 2 router A dan B di dalam suatu network: router A yang pertama dinyalakan. Router A akan masuk ke initial state. Kemudian akan bergerak ke listen state yang mana menjajal untuk 'mendengar' jikalau sudah ada active atau standby router untuk group tersebut. Setelah 'mempelajari' tidak ada satu pun yang menggantikan active atau standby state, Router A akan menyeleksi untuk mengambil serpihan dalam penyeleksian dengan beralih ke speak state. Sekarang router A mengirim hello messages yang berisikan priority nya. Messages tersebut dikirim ke alamat multicast 224.0.0.2 (yang sanggup didengar oleh semua anggota di dalam group). Ketika router A tidak mendengar hello messages dengan priority yang lebih tinggi, router A menilai tugas active router dan beralih ke active state. Dalam state ini, router A akan terus mengirim secara periodik hello messages.

Sekarang router B dinyalakan. Router B juga akan lewat initial dan listen state. Dalam listen state, router B 'mempelajari' bahwa router A sudah menjadi active router dan tidak ada router yang lain yang mengambil tugas standby sehingga router B memasuki speak state untuk berkompetisi menjadi standby router --> mengiklankan dirinya selaku standby router.

Anggap router A dalam kondisi active state sedangkan router B dalam standby state. Jika router B tidak 'mendengar' hello messages dari router A dalam waktu holdtime (10 detik secara default), router B memasuki speak state untuk menunjukkan priority nya ke semua anggota HSRP dan berkompetisi untuk active state. Tapi jikalau pada suatu sewaktu router B menerima suatu messages dari active router yang mempunyai priority yang lebih rendah dari priority nya (disebabkan eksekutif merubah priority dari router lain), router B akan menggantikan tugas active dengan mengantarkan suatu paket hello dengan parameter yang mengindikasikan untuk menggantikan active router. Hal ini disebut dengan coup hello message.

Ringkasan:
  • HSRP merupakan Cisco proprietary yang memungkinkan beberpa router atau multilayer switches untuk memperlihatkan suatu single gateway IP address
  • HSRP mempunyai 5 states: Initial, listen, speak, standby dan active
  • HSRP memungkinkan multiple routers untuk membagi suatu virtual IP dan MAC address sehingga host end-user tidak menyadari sewaktu terjadi kegagalan
  • Active (atau Master) router menggunakan virtual IP dan MAC addresses
  • Standby routers 'mendengarkan'  Hello dari active router. Sebuah paket hello dikirim setiap 3 detik secara default. Hold time (dead interval) merupakan 10 detik
  • Virtual MAC 0000.0C07.ACxx, dimana xx merupakan nomor heksadesimal dari HSRP group
  • Rentang nomor group HSRP model 1 merupakan dari 0 hingga 255. HSRP mendukung nomor group 0 (faktanya, 0 merupakan nomor group default jikalau anda tidak memasukkan nomor group di dalam konfigurasi) jadi HSRP model 1 mendukung hingga 256 nomor group. HSRP model 2 mendukung 4096 nomor group
sumber gambar: 9tut.com

Related : Hot Standby Router Protocol (Hsrp)

0 Komentar untuk "Hot Standby Router Protocol (Hsrp)"