Tips Merawat Komputer



 Hal ini akan menimbulkan Personal Computer  Tips Merawat Komputer
Perawatan komputer, pemeliharaan dan tindakan preventif (pencegahan) atas sebuah komputer mutlak dilakukan. Hal ini akan menimbulkan Personal Computer (PC), nyaman untuk dipakai serta mempunyai kecepatan yang stabil dan lancar. Kita harus membiasakan diri untuk membersihkan PC secara fisik maupun secara sistem dengan melaksanakan update sistem secara rutin, sehingga pekerjaan-pekerjaan kita melalui PC tersebut akan berjalan lancar sesuai harapan.

Salah satu musuh utama sebuah Personal Computer (PC) yaitu bubuk dan tentunya virus komputer juga merupakan sesuatu yang menjengkelkan kita. Debu bisa mempengaruhi kinerja sebuah komputer, mengapa? Karena keberadaan bubuk pada sebuah PC bisa menimbulkan aliran-aliran udara pada sebuah PC terhambat, sehingga fatwa udara panas dari sebuah PC yang seharusnya dikeluarkan akan mengalami penyumbatan. Debu merupakan pengikat panas sehingga bisa menimbulkan komponen PC mengalami panas berlebih. Dan hai ini tentunya akan mempengaruhi kehandalan komponen PC dan masa manfaat PC tersebut.

Kita seharusnya rajin dalam membersihkan PC, bahkan kita hendaknya melaksanakan tindakan tersebut dengan menciptakan jadwal tetap, terlebih pada PC yang selalu terhubung pada sebuah jaringan yang selalu di hantui oleh virus. Update antivirus Anda secara bersiklus biar bisa mengenali varian virus terbaru dan membersihkannya. Dibawah ini merupakan beberapa tindakan perawatan dan pencegahan yang Best Tips Tricks Collection sarankan, biar PC tetap segar dan nyaman untuk digunakan.

1. Jaga dan bersihkan eksterior atau fisik luar PC

Menjaga kebersihan fisik luar sebuah PC sanggup memakai kuas dan vacum cleaner maupun peralatan khusus lainnya. Pilihlah kuas dan vacum cleaner yang baik atau yang didesain khusus untuk menelusuri celah-celah sempit sehingga memudahkan pekerjaan Anda. Banyak para jago komputer yang menyarankan biar tidak meletakkan PC di lantai, alasannya disitulah kawasan bubuk berkumpul. Kemudian bersihkan juga casing PC dan casing monitor dengan memakai vacum cleaner untuk celah sempit atau dengan lap kering untuk menghilangkan bubuk dan lap berair untuk membersihkannya.

2. Bersihkan layar monitor

Cara membersihkan layar monitor bisa mengggunakan cairan pembersih yang tentunya tidak membahayakan komponen layar untuk membersihkan debu, sidik jari, tumpahan cairan dan kotoran lainnya yang berada pada layar monitor. Semprotkan cairan pembersih ke kain kering kemudian bersihkan layar monitor Anda, dan jangan membiasakan menyemprotkan cairan pribadi pada layar monitor, alasannya akan mempengaruhi kualitas dan masa manfaat layar tersebut. Untuk layar monitor LCD harus lebih hati-hati dan jangan menekannya terlalu kuat.

3. Bersihkan keyboard dan mouse

Keyboard merupakan komponen penting dalam penggunaan sebuah PC. Keyboard yang higienis dan nyaman akan menciptakan user betah berlama-lama dengan komputer kesayangannya. Bersihkan keyboard Anda dari partikel-partikel atau benda-benda lainnya yang sanggup mengganggu kelancaran dan kenyamanan keyboard, contohnya klip kertas, debu, butiran-butiran kecil masakan atau pun benda lainnya.

Seperti keyboard, kebersihan mouse juga akan mempengaruhi kenyamanan pengguna komputer. Bersihkan mouse dan kabel dengan lap berair atau kain yang telah diberi cairan pembersih atau sanggup pula memakai cairan alkohol. Untuk jenis mouse dengan memakai rollerball, buka epilog mouse bab bawah kemudian ambil dan bersihkan dengan memakai lap basah. Bagian dalam juga harus dibersihkan dengan lap berair atau memakai vacum cleaner terlebih dahulu. Untuk mouse optik bersihkan ibarat mouse dengan rollerball, tetapi tidah perlu dibuka, Anda hanya perlu membersihkan kontak (ruang sinar) di bab bawah mouse.

4. Buka casing dan bersihkan komponen di dalamnya

Bukalah casing PC Anda kemudian bersihkan bab internal PC dengan memakai vacum cleaner, semprotan angin, kuas, lap kering maupun lap berair (bagian-bagian tertentu saja). Beberapa komponen yang perlu diperhatikan dalam menjaga kebersihan internal PC diantaranya power supply, kipas, heatsink CPU dan semua jalur ventilasi udara. Berhati-hatilah pada ketika membersihkan motherboard, alasannya banyak terdapat komponen vital yang bentuknya kecil dan riskan dari goncangan maupun tekanan. Dan perhatikan juga terhadap arus statis terutama resiko dari memakai lap basah, pastikan komponen yang dibersihkan telah benar-benar kering.

5. Bersihkan perangkat drive CD/DVD (Disc Drive)


Salah satu komponen PC yang perlu menerima perhatian khusus dalam cara merawatnya yaitu drive CD/DVD. Walaupun demikian, kita sanggup membersihkan drive CD/DVD dengan memakai peralatan khusus yang biasanya berupa disc cleaner dengan memakai cairan pembersih. Gunakan cairan tersebut seperlunya sesuai petunjuk pemakaian dan jangan berlebihan alasannya sanggup mempengaruhi kualitas dan masa manfaat drive CD/DVD tersebut. Untuk ruang bab dalam bisa memakai vacum cleaner untuk menghisap debunya.

6. Bersihkan perangkat floppy drive


Untuk PC keluaran terbaru, Floppy Drive ini sudah jarang ditemui, alasannya banyak vendor PC yang sudah menghilangkan teknologi Floppy Drive ini. Jika kebetulan Anda mempunyai PC yang masih mempunyai Floppy Drive, bersihkan dengan memakai vacum cleaner untuk menyedot debunya. Untuk membersihkan floppy drive, Anda bisa menahan pintu drive dengan ujung pena atau peralatan lainnya.

7. Gunakan pelindung bubuk atau epilog kalau PC sedang tidak digunakan

Pada ketika PC sedang tidak digunakan, jagalah kebersihan PC Anda dengan memakai epilog atau pelindung debu. Penutup ini biasanya memakai materi plastik tetapi ada pula yang memakai materi dari kain. Biasakan menutup monitor, CPU, keyboard dan mouse pada ketika Anda sedang tidak menggunakannya, untuk melindungi PC Anda dari debu. Pada ketika PC Anda sedang digunakan, jangan tutup bagian-bagian PC Anda, hal ini sanggup menghambat fatwa udara yang dikeluarkan sehingga PC akan lebih cepat panas.

8. Gunakan pelindung tegangan

Jangan biarkan pelindung tegangan dibiarkan tergeletak begitu saja di lantai. Bersihkan debu-debu di sekitarnya biar tidak mengotori pelindung tegangan. Bersihkan semua bubuk dan kotoran dan biasakan membersihkan pelindung tegangan sebelum memasang kembali PC.

9. Bersihkan printer dan kawasan printer

Hendaknya Anda membersihkan printer secara berkala, untuk menambah masa umur pemakaian dan mejaga kualitas hasil cetakan. Setiap printer berbeda-beda cara perawatannya terutama printer laser yang biasanya harus menyemprotkan angin sebelum tinta printer dipasang. Bacalah petunjuk printer masing-masing untuk menghindari dari kesalahan yang fatal.

10. Rawatlah harddisk Anda dengan baik

Harddisk yang merupakan media penyimpanan file dan data, harus secara bersiklus dibersihkan. Jika Anda cek, maka akan terlihat file-file yang tidak berkhasiat dan banyak memakan tempat. File temporary dan back-up ini, selain memakan kawasan dan mengotori harddisk, ia juga sanggup menurunkan performa harddisk.

Beberapa cara membersihkan harddisk yang bisa Anda lakukan yaitu sebagai berikut :

* Membersihkan cache browser
* Buka command prompt dan jalankan perintah del*.bal/s, del*.bk!/s, del*.tmp/s dan sebagainnya (langkah ini harus hati-hati alasannya bila salah perintah, maka akan terjadi kekacauan sistem, lebih baik memakai software yang khusus untuk membersihkan file-file temporary).
* Gunakan utiliti Windows Disk Cleanup (utiliti bawaan Windows) atau sanggup juga memakai utiliti freeware ibarat Ccleaner.
* Setelah membersihkan file-file yang tidak berguna, jalankan harddisk defragger. Harddisk Defregger ini untuk menata kembali file-file yang berantakan dan tidak teratur, sehingga menjadi susunan file yang teratur sehingga akan meningkatkan performa harddisk.

11. Lakukan update Operating System dan Aplikasi secara rutin.

Evaluasi terlebih dahulu apakah Operating System dan Aplikasi Anda memang memerlukan update, kalau belum memerlukan, maka hal ini tentunya tidak usah dilakukan. Ini sebagai pedoman umum dalam menginstalasi update. Setiap vendor hardware dan software biasanya melaksanakan update terhadap produknya. Update ini biasanya berafiliasi dengan security atau ada pemanis fitur gres maupun untuk kompabilitas dengan perangkat baru.

Untuk ketika ini, vendor hardware dan software biasanya melaksanakan update terhadap produknya secara online. Sehingga sebuah PC yang telah terintegrasi dengan internet, akan secara otomatis melaksanakan update pada PC Anda dengan catatan auto update diaktifkan. Kalau pun auto update Anda nonaktifkan, biasanya terdapat pesan peringatan bahwa ada file update terbaru untuk hardware/software PC Anda.

12. Update driver hardware dan software Anda.

Update driver perlu dilakukan untuk menunjukkan pertolongan terhadap perangkat yang tidak didukung pribadi oleh kernel OS. Operating System ini memakai driver untuk mendukung video card, sound card, kartu jaringan dan perangkat lainnya. Dengan update driver, performa sebuah PC bisa lebih meningkat. Update driver setiap Anda akan menginstalasi hardwre baru, biar perangkat Anda compatible dengan perangkat usang maupun operating system Anda.

13. Update firmware PC Anda

Diantara hardware dan software, maka disitulah terdapat firmware. Firmware merupakan software yang disimpan pada memori non-valatile di dalam sebuah PC. Salah satu pola firmware yaitu BIOS System. namun BIOS system bukanlah satu-satunya firmware dalam PC Anda. Hampir semua perangkat yang ada dalam PC Anda ibarat video card, kartu jaringan, RAID controller, harddisk dan drive optical mempunyai firmware sendiri-sendiri.

Hendaknya Anda memantau terus update BIOS Motherboard Anda dan firmware lainnya. Akan tetapi, tetap pada pedoman update, kalau tidak rusak maka jangan diperbaiki. Update firmware ini biasanya untuk menambah fitur-fitur gres yang dibutuhkan guna meningkatkan performa sebuah PC.

Related : Tips Merawat Komputer

0 Komentar untuk "Tips Merawat Komputer"